Selasa, 17 September 2013

Jelang Pemilu 2014, PDA Himbau Para Keder dan Caleg Tidak Obral Janji

 
BANDA ACEH - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Damai Aceh (DPP-PDA) Teuku Muhibussabri AW menghibau kepada kepada seluruh calon legislatif (Caleg) dan pengurus PDA, untuk tidak mengobral janji-janji manis menjelang Pemilu 2014 mendatang.

"Saya tekankan kepada seluruh para caleg PDA baik caleg DPRA maupun DPRK agar tidak berjanji bila nanti tidak mampu memenuhi janji tersebut kepada rakyat," kata Tengku Muhibussabri yang arab disapa Abi Muhib ini kepada acehonline.info, Minggu (21/7) usai Pemilihan dan Pengukuhan Dewan Mustasyar DPW PDA Aceh Besar di Kantor HUDA Desa Bayu.

PDA, Abi Muhib menjelaskan, sebelumnya bernama Partai Daulat Aceh yang kini kini berganti menjadi Partai Damai Aceh. Dimana partai ini adalah bentukan para syuhada dan ulama di Aceh, yang notabennya adalah memperjuangkan syariat islam secara kaffah di Aceh.

"Ini partai yang didirkan oleh para ulama, jangan pernah mencoba mengotori dengan perbuatan yang menyakiti hati rakyat," ujarnya.

Soal target pada pesta demokrasi 2014, Abi Muhib menambahkan, PDA optimis mampu menguasai kursi di parlemen Aceh pada pemilu 2014 mendatang.

"Kami optimis pemilu 2014 PDA akan mengusai Parlemen Aceh baik di DPRK maupun DPRA " ujarnya.

Keoptimisan itu, Tengku Muhib menjelaskaan, terlihat dari antusiasnya para kader PDA yang ada di seluruh Aceh.

"Kami yakin mampu menguasai 50+1 kursi di parlemen nantinya, karena kami didukung oleh banyak komunitas di Aceh yang benar benar cinta damai," kata Abi Muhib.

Sementara itu mengenai perpolitikan menjelang 2014, Abi Muhib menilai,  politik 2014 sulit untuk diprediksi. Pasalnya, suhu politik terus berubah setiap saat dari waktu ke waktu.

"Saya terus mengingatkan para caleq PDA baik DPRK maupun DPRA agar mampu menbaca suhu politik yang sedang terjadi, agar bisa terus dekat dan menarik simpati rakyat," ungkap Abi Muhib.

"Semoga saja PDA nantinya bisa mendapatkan tempat di seluruh hati masyarakat Aceh, guna mewujudkan islam secara kaffah di bumi serambi mekkah ini," tambahnya.(Dedek Suryadi)